Curug Orok, Destinasi Wisata Garut dengan Kisah Tragis di Balik Keindahanya

Wisata —Sabtu, 6 Nov 2021 13:14
    Bagikan  
Curug Orok, Destinasi Wisata Garut dengan Kisah Tragis di Balik Keindahanya
Curug Orok, Destinasi Wisata Garut dengan Kisah Tragis di Balik Keindahanya - PiNTEREST

GARUT, MATAPRIANGAN- Bukan hanya memiliki makanan khas Dodol, Kota Garut juga memiliki destinasi wisata alam yang menakjubkan dan menyegarkan.

Curug Orok terletak di kaki gunung Papandayan dengan ketinggan 45 meter menjadi daya tarik wisata yang banyak di carai orang untuk melepaskan kepenatan. Buka dari pukul 09.00 WIb dsampai dengan 16.30 WIB.

Pemandangan yang Asri serta air yang melimpah ruah bisa menyegarkan kita untuk mandi dan bermain air sambil menikmati pemandangan.

Bagi kamu pecinta fotografi, spot-spot ditempat ini juga tak akan mengecewakan dengan pemandangan yang keren.

Mitos Curug Orok

Dibalik keindahan curug orok, dari namanya saja sudah jelas artinya yang berarti air terjun bayi, hal ini lantaran kisah seram yang terkandung di balik keindahan wisata ini.

Asal mula air terjun ini dinamakan Curug Orok karena menurut cerita masyarakat setempat pada tahun 1968 ada seorang wanita muda yang membuang bayinya dari puncak air terjun, sehingga air terjun tersebut dinamakan Curug Orok.

 Kalau dilihat dari bentuknya, air terjun ini mempunyai 2 curug, dimana yang besar melambangkan keberadaan ibu si bayi dan yang kecil melambangkan bayi

Baca juga: Pangdam III Siliwangi, Serahkan Motor Angkut Sampah, Antisipasi Banjir Di Musim Penghujan

Baca juga: Metode Jarimatika, Cara Menghitung Perkalian dengan Mudah dan Cepat

Fasilitas Curug Orok

Fasilitas curug orok ada beberapa kios makanan, dan kios soufenir, lahan parkir yag luas, 2 buah kamar mandi atau ruang ganti, pos keamanan dan lain-lain

Lokasi dan Rute Jalan

Pemandangan alam yang indah nan menyegarkan akan terasa menangkan di Curug Orok, Curug Orok merupakan wisata berupa air terjun yang terletak di desa Cikandang, kecamatan Cikajang Kabupaten Garut Jawa Barat.

Batas curug Orok ini adalah antara gunung Papandayan, gunung Geder, desa Cikandang dan Sebelah timur Kecamatan Pamulihan.

Jalan akses yang tersedia di kawasan ini yaitu jalan raya sepanjang 700 m dengan lebar jalan 3–5 m, jalan desa sepanjang 200 m, dan jalan setapak berupa tangga yang panjangnya 200 m. Wisatawan yang berkunjung ke ODTW Curug Orok ini berasal dari Garut, Bandung, Bogor dan Jakarta-RS

Baca juga: Mitos Tentang Makhluk Halus yang Mengambil Bayi Dalam Kandungan

Baca juga: Doing Various Interesting Activities on Komodo Island, East Nusa Tenggara

 


Editor: Ajeng
    Bagikan  

Berita Terkait