Polresta Bandung, Tangkap Lima Pelaku Pengeroyokan Tukang Ojeg Ciluluk Cikancung

News —Rabu, 17 Nov 2021 15:10
    Bagikan  
Polresta Bandung, Tangkap Lima Pelaku Pengeroyokan Tukang Ojeg Ciluluk Cikancung
Polresta Bandung, Tangkap Lima Pelaku Pengeroyokan Tukang Ojeg Ciluluk Cikancung/ Fto: istimewa

KAB. BANDUNG, MATAPRIANGAN

Lima pelaku pengeroyokan dan menyebabkan korban meninggal dunia berhasil diamankan jajaran Satuan Reskrim (Satreskrim) Polresta Bandung.

Kejadian tersebut terjadi pada Selasa, 19 Oktober 2021 di Pangkalan Ojeg Ciluluk Desa Ciluluk, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat sekira pukul 19.30 WIB.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan melalui Wakapolresta Bandung AKBP Dwi Indra Laksmana mengatakan kelima pelaku U, AY, UI, H dan AAS mengeroyok korban karena merasa kesal dan dendam.

"Pelaku ini dendam karena korban sering mengajak berkelahi atau menantang para pelaku". Katanya saat menggelar Konferensi Pers di Mapolresta Bandung. Selasa, (16/11/2021).

Ia menambahkan, antara korban dan pelaku saling kenal. Karena korban sering memalak dan meresahkan akhirnya pelaku mengajak rekan - rekannya untuk mengeroyok korban.

Baca juga: Kepindahan Steven Gerrard ke Aston Villa Tidak Direstui Oleh Fans Liverpool

Baca juga: Food Recipes: How To Make Potato Sticks Easily

"Diduga pelaku ini dendam dan akhirnya korban dikeroyok dan dihajar menggunakan senjata tajam jenis golok". Ujarnya.

Setelah mendapat laporan dari kejadian tersebut, jajaran Resmob Polresta Bandung langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan keterangan saksi serta bukti - bukti.

"Pelaku sempat buron selama tiga minggu, hingga akhirnya ditangkap di salah satu rumah dukun di daerah Gunung Bunder 2 Pamijahan Bogor". Kata Indra.

Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan terhadap para pelaku, Polisi berhasil mengamankan senjata tajam jenis golok yang digunakan untuk membacok korban.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, U, AY, UI, H dan AAS dijerat Pasal 170 KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara. (Le)

Baca juga: Wali Kota Minta Seluruh OPD Bantu UMKM

Baca juga: Tekan Angka Covid-19, Pemkota Bandung Bakal Evaluasi Pengoperasian Lokasi Wisata

Baca juga: Launching Ipekmi Sayati Fair (ISF) Demi Membantu Para UMKM, dengan Tema BERSATU, BANGKIT dan TUMBUH

Baca juga: LKS Kunci Keberhasilan Kesejahteraan Sosial

Editor: Laila
    Bagikan  

Berita Terkait